Kota Semarang Mampu Naikkan Daya Tampung Sekolah Swasta Hingga 15 Persen

Wali Kota semarang Agustina wilujeng. (matasemarang.com/Lia Dina)
Wali Kota semarang Agustina wilujeng. (matasemarang.com/Lia Dina)

Penghargaan Kedua

Selain itu, kota Semarang juga dianugerahi penghargaan Sinergi dan Kolaborasi Program Prioritas Kemendikdasmen. Penghargaan kedua ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan dan kecepatan Pemerintah Kota Semarang dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan pusat di tingkat daerah, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran hingga aksesibilitas pendidikan.

“Kami berkomitmen penuh menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama. Sinergi dengan program-program prioritas Kemendikdasmen terus kami pertajam agar kualitas pengajaran di Semarang selaras dengan standar nasional, bahkan melampauinya melalui berbagai inovasi lokal,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Wakil Wali Kota Sebut Tema Misa Natal 2025 Selaras dengan Pemkot Semarang

Agustina juga menegaskan bahwa kepatuhan terhadap jumlah rombongan belajar dalam SPMB adalah kunci untuk menjaga kualitas layanan pendidikan yang adil dan tanpa diskriminasi. Dengan tidak adanya pemaksaan jumlah siswa di luar kuota resmi, proses belajar mengajar di kelas dipastikan dapat berjalan lebih efektif dan kondusif.

“Ke depan, capaian ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga integritas di setiap sekolah. Kami ingin semangat Semarang Cerdas ini benar-benar dirasakan manfaatnya melalui akses pendidikan yang berkualitas dan merata bagi setiap anak, tanpa ada lagi praktik-praktik yang menyalahi aturan,” pungkasnya. (Editor: AZM)

Pos terkait