- Pemkot Semarang koordinasi dengan pemerintah provinsi untuk membantu penanganan asap pekat imbas kebakaran TPA Jatibarang
MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat menjajaki bantuan skema darurat tingkat nasional guna menuntaskan penanganan kebakaran dan paparan asap pekat dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang.
Pemkot kini berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengusulkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan serta pengerahan helikopter water bombing.
Kepala BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martantono menyampaikan bahwa pelaksanaan penyiraman dari udara maupun modifikasi cuaca memerlukan mekanisme koordinasi yang cukup panjang lantaran melibatkan wewenang pemerintah pusat serta syarat penetapan status tanggap darurat.
“OMC tidak mudah karena kemampuannya ada di pusat. Sudah kita usulkan dan sedang kita koordinasikan dengan provinsi. Mekanismenya memang cukup panjang,” kata Endro, Kamis, 1 Oktober 2026.
Penanganan darurat darat terus digenjot seiring ancaman berulangnya kobaran api dari bagian dalam tumpukan sampah.
Meski titik api yang terlihat di permukaan TPA relatif sudah mengecil, BPBD mengingatkan potensi bahaya dari bara sekam yang tersembunyi di lapisan bawah.
Kandungan gas metana dari tumpukan sampah lama menjadi tantangan teknis tersendiri yang berisiko menyulut kembali api jika penyiraman terhenti.
“Titik api yang kelihatan memang kecil, tapi lebih banyak asap. Ini justru tidak boleh dilalaikan karena di lapisan bawah bisa jadi masih menyala ada sekam. Maka itu, pasokan air untuk penyiraman terus kami lakukan tanpa terputus menggunakan armada tangki dari PDAM dan dinas terkait,” tegasnya.


















