Tangani Kebakaran TPA Jatibarang, Pemkot Semarang Jajaki Opsi Hujan Buatan dan “Water Bombing”

Persebaran asap dari kebakaran yang menyala sejak Rabu, 30 September 2026 malam tersebut kini kian meluas akibat dorongan angin kencang yang bergerak ke arah barat hingga barat laut. Kepulan asap pekat dilaporkan telah menjangkau kawasan permukiman warga hingga memapar ruas Jalan Tol Krapyak-Kaliwungu.

Sejumlah wilayah yang kini masuk dalam radar perhatian penanganan dampak lingkungan antara lain Kelurahan Sadeng, Kalipancur, dan Manyaran. 

BPBD mengimbau masyarakat terdampak untuk disiplin menggunakan masker demi meminimalisasi risiko paparan asap.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Tanker Iran Pembawa Minyak Rp3,8 Triliun Lolos dari Blokade AS, Berlayar ke Indonesia

Guna mengantisipasi potensi lonjakan keluhan kesehatan warga, Pemkot Semarang melalui Dinas Kesehatan telah menerjunkan personil dan menginstruksikan fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) di sekitar lokasi terdampak untuk bersiaga penuh.

“Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan telah mensiagakan tim medis untuk mengantisipasi gangguan pernapasan warga. Terkait penyebab pasti kebakaran TPA, saat ini masih dalam tahap observasi oleh tim gabungan karena fokus utama kami adalah menyelesaikan proses pemadaman total,” pungkasnya.

Pos terkait