- Perolehan medali tersebut menjadi modal bagi Kontingen Merah Putih untuk melanjutkan persaingan pada hari-hari berikutnya. Sejumlah cabang olahraga masih berpeluang menambah koleksi medali Indonesia dalam Asian Games
MATASEMARANG.COM – Kontingen Indonesia mengoleksi satu medali perak dan empat perunggu pada hari pertama pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Minggu, setelah sejumlah atlet tampil pada berbagai cabang olahraga.
Tambahan medali pada Minggu datang dari teqball dan karate. Sebelumnya, Indonesia telah meraih medali perunggu melalui wushu, teqball, dan soft tennis.
Atlet teqball putri Sumaya menyumbangkan medali perak setelah tampil pada final nomor tunggal putri di Nagoya City Higashi Sports Center.
Sumaya harus mengakui keunggulan wakil Myanmar Wai Khin Hnin dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga tiga set dengan skor 12-10, 8-12, 9-12.
Hasil tersebut menjadi medali perak pertama Indonesia pada pesta multi-cabang olahraga terbesar Asia sekaligus menjadi pencapaian penting bagi Sumaya dalam debut teqball pada Asian Games.
Sementara, medali perunggu dari teqball dipersembahkan Yoga Ardika Putra pada nomor tunggal putra. Medali tersebut juga menjadi raihan pertama Indonesia dari cabang olahraga teqball yang untuk pertama kalinya dipertandingkan pada Asian Games edisi Aichi-Nagoya.
Dari cabang wushu, Seraf Naro Siregar membuka perolehan medali Indonesia setelah meraih perunggu nomor taolu changquan putra dengan skor 9,720. Medali emas menjadi milik atlet wushu Makau Chi Hin Kuong dengan skor 9,723, sedangkan Chi Kuan Song dari Makau meraih perak dengan skor yang sama, 9,720.
Medali perunggu berikutnya disumbangkan tim beregu putra soft tenis. Indonesia terhenti pada semifinal setelah kalah 0-2 dari tuan rumah Jepang di Higashiyama Park Tennis Center.


















