Pihak BPBD segera menindaklanjuti laporan permintaan tersebut dengan mengirimkan satu tangki air bersih pada Selasa, 18 Agustus 2026 pagi.
“Laporan masuk kemarin (Senin) sore, dan kami usahakan secepatnya untuk dropping pada Selasa ini,” kata Sugiharto.
Sugiharto mengatakan sejauh memang baru ada beberapa wilayah saja yang meminta dikirimkan bantuan air bersih, salah satunya di Meteseh.
“Ke depan kami akan antisipasi wilayah mana yang perlu air bersih di Semarang, kami pasti akan ada di situ,” ujarnya.
Menurutnya, satu tangki air bersih berisi 5.000 liter ini mampu memenuhi kebutuhan warga di RT 07 karena hanya ada 36 rumah.
“Warga RT 7 RW 10 cuma ada 36 rumah jadi 1 tangki saja sudah mencukupi,” tuturnya.
Ia mengatakan bagi warga Kota Semarang yang membutuhkan bantuan air bersih, Pemkot Semarang melalui BPBD siap menyalurkan air bersih.
Warga bisa menghubungi Call Center 112 atau melalui lurah setempat yang akan diteruskan ke BPBD.
“Jika ada warga yang butuh bisa langsung menghubungi BPBD atau RT setempat lalu nanti kelurahan yang menyampaikan. Atau bisa ke Call center 112,” pungkasnya. [Ant]


















