MATASEMARANG.COM – Uji coba operasional bus listrik Higer yang digagas PT Energi Makmur Buana (Invi) bersama Trans Semarang menyoroti kemampuan kendaraan menghadapi kondisi jalanan di Kota Semarang.
Direktur Utama Invi Alif Sasetyo menjelaskan, di atas kertas bus listrik ini mampu melintasi tanjakan dan genangan rob yang kerap terjadi di kawasan pesisir kota.
Dia juga menyebutkan bahwa secara teknis bus listrik dengan kapastias 53 penumpang itu mampu melewati tanjakan hingga 20 derajat.
“Kami ingin melihat kondisi langsung di lapangan melalui pengujian bersama Trans Semarang. Dengan uji coba ini, kami bisa mendapatkan data dan kemudian bisa kami improve untuk ke depannya,” ujarnya, Jumat 13 Februari 2026.
Selain itu, bus listrik ini diklaim tetap bisa melintas dengan lancar saat menghadapi rob, fenomena banjir pasang yang sering mengganggu mobilitas warga Semarang.
Dengan jarak tempuh baterai lebih dari 200 km untuk unit besar, kendaraan ini dinilai siap mendukung operasional harian transportasi publik.
Invi juga menekankan aspek maintenance sebagai faktor krusial. Dukungan teknis disiapkan melalui mekanik tersertifikasi, bengkel resmi sesuai standar OEM Higer, serta layanan purna jual untuk memastikan unit bertahan lama.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Invi menyiapkan rencana perakitan lokal melalui skema completely knocked down (CKD) yang akan dijalankan oleh PT Invi Manufaktur Andalan Indonesia (IMAI) mulai 2027.
Langkah ini diharapkan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional, meningkatkan kandungan lokal, serta mendukung keberlanjutan transportasi publik berbasis listrik di Indonesia.


















