Cremonese sempat membuka harapan empat menit berselang. Tuan rumah mendapatkan penalti setelah Jacobo Ramon menjatuhkan Jamie Vardy di dalam kotak terlarang.
Federico Bonazzoli yang maju sebagai eksekutor sukses memperkecil skor menjadi 2-1 pada menit ke-55.
Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama. Perjuangan Cremonese untuk bertahan di Serie A menjadi berat pada menit ke-70. Alberto Grassi diganjar kartu merah hasil tinjauan VAR dan diganjar penalti.
Lucas Da Cunha memanfaatkan situasi itu dengan baik dan mengeksekusi penalti pada menit ke-74 untuk membawa Como unggul 3-1.
Gelandang asal Prancis tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor tujuh menit kemudian. Da Cunha melepaskan tembakan keras mendatar ke tiang dekat yang mengecoh kiper Cremonese dan memastikan kemenangan Como menjadi 4-1.
Como sebenarnya sempat mencetak gol kelima melalui Sergi Roberto, tetapi dianulir karena Alvaro Morata lebih dulu berada dalam posisi offside.
Selepas peluit akhir, kabar dari pertandingan lain memastikan pesta Como semakin sempurna. Kekalahan AC Milan membuat hasil Juventus tidak lagi berpengaruh dan Como resmi mengamankan tiket Liga Champions berkat keunggulan head-to-head.
Kemenangan 4-1 ini menjadi tonggak sejarah bagi Como yang untuk pertama kalinya akan tampil di Liga Champions, sementara Cremonese harus menerima kenyataan pahit turun ke Serie B musim depan.
Sementara itu dua klub besar Italia, AC Milan dan Juventus gagal melangkah ke Liga Champios. AC Milan menempati posisi lima dan Juventus keenam. [Ant]


















