Dinkes: Belum Ada Kasus “Superflu” di Semarang, Warga Jangan Panik

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M. Abdul Hakam. (matasemarang.com/Lia Dina)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M. Abdul Hakam. (matasemarang.com/Lia Dina)

Oleh karena itu, penguatan sistem surveilans dan pelaporan fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) terus ditingkatkan, termasuk kesiapan pemeriksaan laboratorium jika ditemukan pasien dengan gejala klinis yang mencurigakan.

Masyarakat yang mengalami gejala flu umum seperti demam, batuk, pilek, nyeri otot, atau badan lemas diimbau untuk mengambil langkah penanganan mandiri yang bijak.

“Bila mengalami gejala, sebaiknya beristirahat, mengurangi kontak dengan orang lain, serta selalu menggunakan masker bila harus beraktivitas di luar rumah. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila gejala tidak kunjung membaik atau justru memberat,” tuturnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Jokowi Datangi Polresta Surakarta, Bawa Ijazah SD hingga S-1 UGM

Dinkes Kota Semarang memastikan akan terus mengawal perkembangan kondisi di lapangan dan siap memberikan pembaruan informasi secara transparan demi kenyamanan dan keselamatan warga. [AZM]

Pos terkait