Sementara itu, Muhammad Rifa’i (30) yang merupakan kakak korban M. Adam mengungkapkan sejak mengetahui kapal yang ditumpangi adik dan kakaknya tenggelam, dirinya langsung menuju Banjarmasin untuk memastikan kondisi korban pada Minggu (13/9). Sebelumnya, keluarga sempat menuju Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin.
Ia bersyukur adiknya bisa ditemukan. Pihaknya juga berdoa semoga kakaknya, Yusuf Fachrizal (37) juga ditemukan, karena keduanya berangkat bersama ke Banjarmasin sebagai jasa ekspedisi barang ke luar jawa.
Sebelumnya, kata dia, adiknya berpamitan seperti biasa untuk pergi bekerja. Bahkan, almarhum rencananya menggelar pernikahan dengan sang kekasih, Risma, warga Getas, yang dijadwalkan pada tahun depan.
Lebih lanjut, Rifa’i menjelaskan bahwa jenazah diterbangkan dari Banjarmasin menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang. Jenazah tiba di Semarang sekitar pukul 07.30 hingga 08.00 WIB, sebelum akhirnya dijemput menggunakan ambulans menuju Kudus.
Rencananya, jenazah almarhum Adam dimakamkan pada pukul 14.00 WIB di Ploso, tepat di samping makam almarhum ayahnya.
Meski salah satu anggota keluarga mereka telah ditemukan, pihak keluarga berharap korban lainnya yang belum ditemukan dapat segera diidentifikasi dan ditemukan secepatnya.
Sementara itu, pihak keluarga mengaku hingga saat ini belum mendapatkan informasi resmi atau pemberitahuan lebih lanjut dari pihak pengelola kapal terkait santunan maupun penanganan insiden tersebut. Informasi keberangkatan jenazah sebelumnya didapatkan keluarga langsung melalui koordinasi Tim Disaster Victim Identification (DVI). [Ant]


















