“Ini bukan sekadar soal angka, tapi tentang kebanggaan warga Semarang terhadap identitas kotanya. Lumpia adalah warisan budaya yang kita angkat bersama hingga diakui dunia,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk 33 pelaku UMKM lumpia yang turut berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada MURI dan seluruh masyarakat Kota Semarang. Rekor dunia ini menjadi kado istimewa untuk Hari Jadi ke-479 Kota Semarang,” tuturnya.
Melalui capaian ini, Pemkot Semarang semakin memperkuat positioning kota sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan kuliner, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi daerah mampu menembus panggung global.


















