Mandi di Sungai Belo, Remaja Asal Batang Hanyut Terbawa Arus Ditemukan Meninggal Dunia

Basarnas mengevakuasi remaja asal Batang yang tenggelam di Sungai Belo
Basarnas mengevakuasi remaja asal Batang yang tenggelam di Sungai Belo

MATASEMARANG.COM – Seorang remaja berinisial V (13) ditemukan tewas pada Kamis 8 Mei 2025 pagi setelah sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Belo, Desa Kebumen, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Sebelumnya, korban dilaporkan hanyut terbawa arus hingga hilang oleh rekan-rekannya pada Rabu 7 Mei 2025 sekira pukul 15.00 WIB.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono menjelaskan, V bersama empat temannya mencoba mandi di Sungai Belo.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Batik Rifaiyah Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Nahasnya, arus kuat tiba-tiba datang dan mampu menghanyutkan mereka berlima.

Keempat rekan V berhasil menyelamatkan diri namun korban tidak bisa segera menepi hingga hanyut terbawa arus.

“Empat anak selamat namun korban hanyut. Lalu teman-teman korban melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar yang diteruskan ke Basarnas,” ujarnya Budiono, Kamis 8 Mei 2025.

Tim Basarnas Semarang tiba di lokasi kejadian pada Rabu pukul 17.20 WIB dan segera melakukan pencarian bersama pihak-pihak yang telah lebih dahulu sampai di lokasi.

BACA JUGA  Berbahaya, Anak-anak Berburu Video Dekat Rel Kereta Api saat Ngabuburit

Namun, hingga pukul 22.00 WIB keberadaan korban masih belum ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Operasi pencarian dihentikan untuk sementara dan dilanjutkan di keesokan harinya.

Operasi pencarian kembali dilanjutkan tim SAR gabungan pada kamis pagi.

Usaha tim SAR akhirnya membuahkan hasil pada pukul 10.15 WIB dengan ditemukannya korban di Sungai Kali Kuto.

Adapun jarak antara lokasi hanyut dan ditemukannya korban berjarak sekitar 10 Km ke arah utara.

Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Limpung.

BACA JUGA  Fosil Manusia Jawa Dipulangkan dari Belanda, Kini Dipamerkan di Museum Nasional

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Limpung,” pungkas Budiono.

Pos terkait