MATASEMARAMG.COM – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang telah mengalokasikan anggaran senilai Rp50 miliar untuk melakukan perbaikan jalan-jalan rusak yang ada diberbagai titik di Ibu kota Jawa Tengah.
Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan lelang pengerjaan jalan rusak ini akan dilakukan pada bulan Februari atau paling lambat pada awal Maret 2026.
Nantinya setelah ada pemenang lelang maka diharapkan setelah musim hujan berakhir, pengerjaan jalan rusak mulai dilakukan oleh pemenang lelang.
“Harapannya segera dilakukan lelang di bulan Februari semoga bisa terkejar atau awal Maret agar pelaksanaannya setelah musim hujan selesai. Maret atau April sudah bisa dilakukan proses pengerjaan sebelum (APBD) perubahan semua tuntas,” kata Suwarto di Kantor DPU Kota Semarang, Selasa, 20 Januari 2026.
Suwarto menjelaskan untuk saat ini beberapa jalan rusak yang ada di Kota seperti di Jalan Imam Bonjol, Pemuda, Piere Tendean, Prof Hamka hingga Gunungpati masih dilakukan penambalan sementara dengan stok material yang dimiliki oleh DPU.
Pihaknya mengaku tidak bisa melakukan pengaspalan langsung karena aspal AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) yang merupakan lapisan aspal paling aspal tidak bisa disimpan sebagai stok.
DPU hanya menyimpan stok aspal kering yang jumlahnya terbatas hanya senilai Rp200 juta. Aspal kering ini hanya digunakan sebagai penambal jalan rusak atau berlubang. Namun untuk hasil yang yang lebih baik memang harus dikerjakan menggunakan aspal AC-WC.
“arena ini ACWC masih dalam proses pengadaan pakai e katalog semoga bisa cepat terlaksana dan nanti akan kita tangani dulu dengan pembuatan mandiri untuk penutupan lubang jalan yang ada di Kota Semarang,” jelasnya.


















