Peran Ibu Dinilai Penting Cegah Dampak Judi Online dan Pinjol

Pembinaan KIM Kabupaten Semarang fokus pada literasi digital ibu untuk cegah judol dan pinjol (foto: Pemkab Semarang)
Pembinaan KIM Kabupaten Semarang fokus pada literasi digital ibu untuk cegah judol dan pinjol (foto: Pemkab Semarang)

MATASEMARANG.COM – Peran perempuan sebagai ibu dalam rumah tangga dinilai sangat penting untuk mencegah anggota keluarga terjerat praktik judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol) ilegal.

Hal ini mengemuka dalam acara pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar di Gedung Wanita Kompleks Kantor Bupati Semarang, Selasa 5 Mei 2026.

Acara dihadiri Bunda KIM Kabupaten Semarang Peni Ngesti Nugraha, Kepala Dinas Kominfo Petrus Triyono, serta kader TP PKK Kabupaten Semarang.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kereta Api Dukung Pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang

Dalam paparannya, Peni Ngesti Nugraha menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam penyebarluasan informasi pemerintahan dan pembangunan, termasuk pemberdayaan kaum ibu.

“Jika dibekali pengetahuan dan kecerdasan digital, seorang ibu bisa mencegah dampak buruk judol dan pinjol dalam keluarga. Pembinaan ini memperkuat peran ibu mengawasi penggunaan teknologi informasi di lingkungan keluarga,” ujarnya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Semarang Petrus Triyono menambahkan bahwa pembinaan ini bertujuan memperkuat literasi digital ibu dalam keluarga.

“Para ibu sebagai peserta akan memiliki pemahaman dan antisipasi cegah dampak buruk judol dan pinjol,” pungkasnya.

BACA JUGA  Seorang Meninggal dalam Kebakaran di Jomblang

Dengan penguatan literasi digital, diharapkan para ibu dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keluarga dari ancaman dunia digital sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih bijak dalam menggunakan teknologi.

Pos terkait