MATASEMARANG.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga ekosistem laut dengan menanam sebanyak 10.000 bibit mangrove.
Aksi lingkungan ini dilaksanakan di kawasan pesisir Dukuh Onggojoyo, Desa Wedung, Kabupaten Demak beberapa waktu lalu.
Penanaman serentak ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kelestarian lingkungan pesisir yang kian rentan.
Kepala DLH Demak Mulyanto menjelaskan bahwa kawasan pesisir memiliki peran strategis sebagai pelindung alami dari ancaman abrasi.
Selain berfungsi sebagai benteng fisik, hutan mangrove juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar, terutama para nelayan.
“Penanaman mangrove hari ini adalah bentuk investasi lingkungan jangka panjang. Upaya ini sangat krusial demi menjamin keberlanjutan ekosistem bagi generasi mendatang di wilayah Demak,” ujarnya dikutip dari laman resmi Pemkab Demak pada Sabtu 255 April 2026.
Kegiatan ini berhasil terlaksana berkat adanya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak terkait.
Pemerintah berharap dengan adanya sinergi ini, kawasan pesisir Wedung akan menjadi semakin hijau, kuat, dan asri.
Langkah ini juga menjadi strategi utama daerah dalam meningkatkan ketangguhan pesisir dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.
Melalui akar mangrove yang menancap kuat di tanah, tumbuh harapan besar akan masa depan Kabupaten Demak yang lebih lestari.


















