Prospek Cerah, Video Editor Jadi Kompetensi Paling Diminati

Pelatihan untuk video editor (foto: Pemkot Pekalongan)
Pelatihan untuk video editor (foto: Pemkot Pekalongan)

MATASEMARANG.COM – Minat masyarakat terhadap Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahun 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan terlihat jelas pada jurusan video editor.

Kompetensi ini menjadi salah satu program yang paling diminati, seiring meningkatnya kebutuhan industri kreatif dan promosi digital.

Instruktur TIK BLK Kota Pekalongan Wiwiek Hayyien menyebutkan jumlah pendaftar cukup tinggi sehingga peserta harus melalui seleksi ketat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Bupati Semarang Dukung Pembentukan Pokdar Kamtibmas di Kecamatan

“Materi pelatihan mengacu pada SKKNI Kementerian Ketenagakerjaan dengan 11 unit kompetensi yang akan diuji di akhir program,” jelasnya, Selasa 2 Juni 2026.

Pelatihan tidak hanya fokus pada editing, tetapi juga videografi. Peserta dibekali keterampilan menggunakan Adobe Premiere sebagai software utama, agar mampu menghasilkan karya lebih kompleks seperti film pendek, dokumenter, hingga video promosi.

Menariknya, sekitar 70–80 persen peserta merupakan pemula dari kalangan Gen Z yang sudah akrab dengan aplikasi editing berbasis ponsel.

BACA JUGA  Polres Salatiga Gagalkan Aksi Balap Liar Remaja di JLS

“Mereka terbiasa dengan CapCut, tapi di sini kami latih dari nol menggunakan software profesional,” tambah Wiwiek.

Metode project based learning mulai diterapkan pada hari ketujuh, di mana peserta harus menyelesaikan empat proyek untuk mengasah keterampilan sekaligus mengaplikasikan teori.

Salah satu peserta Febriana dari Tirto mengaku memilih kompetensi video editor untuk mengembangkan potensi yang sudah dimilikinya sejak sekolah.

“Saya pernah meng-handle akun kelas dan sesekali editing video. Harapannya setelah lulus bisa jadi freelancer dan content creator,” tuturnya.

Pos terkait