MATASEMARANG.COM – Sebuah balon udara liar disertai petasan jatuh dan meledak hingga mengakibatkan kerusakan pada rumah warga di Jalan Jaya Bakti Gang Melati RT 06 RW 02, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Minggu 17 Mei 2026 pagi.
Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga lantaran suara ledakan terdengar cukup keras. Balon udara liar diketahui jatuh di atas atap rumah milik Muhammad Ghozali dan menyebabkan genteng serta plafon kamar rusak.
“Saya lihat balonnya terbang rendah mengarah ke rumah. Tidak lama kemudian jatuh di atap dan langsung terdengar ledakan. Setelah dicek, genteng dan plafon kamar rusak,” ungkap Ghozali.
Petugas Polres Pekalongan Kota mendatangi Lokasi kemudian melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan mengumpulkan barang bukti.
Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan unggahan media sosial yang memperlihatkan balon udara liar identik dengan sisa balon di lokasi.
Penelusuran mengarah pada tujuh anak yang diduga membuat sekaligus menerbangkan balon tersebut.
Menyadari dampak yang ditimbulkan, ketujuh anak bersama orang tua mendatangi rumah korban untuk meminta maaf dan menyatakan kesediaan membantu memperbaiki kerusakan.
Mediasi difasilitasi Kelurahan Medono bersama Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Catur, menghasilkan kesepakatan damai berupa pemberian bantuan biaya perbaikan rumah.
Kapolres Pekalongan Kota Riki Yariandi melalui Ps. Kasi Humas Purno Utomo menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak bermain balon udara liar maupun petasan karena berbahaya dan melanggar hukum.


















