Bunda PAUD Semarang Ingatkan Bahaya HP Berlebihan bagi Anak

Bunda PAUD Kabupaten Semarang Peni Ngesti Nugraha (instagram @peni_ngestinugraha)
Bunda PAUD Kabupaten Semarang Peni Ngesti Nugraha (instagram @peni_ngestinugraha)

MATASEMARANG.COM – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Semarang Peni Ngesti Nugraha mengajak para pengelola lembaga PAUD untuk terus meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.

Ia menekankan pentingnya mengantisipasi gempuran daya tarik telepon genggam (HP) agar tidak berdampak buruk pada perkembangan anak.

Menurutnya, solusi yang bisa diterapkan adalah dengan membiasakan anak menjalani tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, di antaranya bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan bergizi, dan gemar belajar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pemkot Pekalongan Hadapi Krisis Fiskal

“Terutama gemar belajar. Jangan sampai anak-anak kita jadi korban penggunaan HP yang berlebihan dan tidak tepat,” ujar Peni usai pengukuhan pengurus DPC Perkumpulan Penyelenggara PAUD Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2027 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Senin 11 Mei 2026.

Peni menegaskan bahwa pendidikan PAUD bersifat holistik integratif, yakni mengembangkan anak usia dini untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, meliputi pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan secara terintegrasi.

“Sehingga kita akan siap mendukung era Indonesia Emas tahun 2045,” terangnya.

BACA JUGA  Langgar Aturan, 15 Lapak PKL di Jembatan Empat Tlogosari Ditertibkan Satpol PP

Sementara itu, Kabid PAUD dan Dikmas Disdikbudpora Kabupaten Semarang Nurzaka Sri Wandansari melaporkan terdapat 814 lembaga PAUD yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Semarang dengan sekitar 63 ribu siswa.

Ia menekankan pentingnya penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat untuk membentuk karakter sejak dini.

Pos terkait