Pemkab Demak Percepat Penurunan Stunting Lewat Bantuan Susu

ilustrasi susu (pixabay/congerdesign)
ilustrasi susu (pixabay/congerdesign)

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2PA) menyalurkan bantuan susu kepada 265 anak penerima manfaat.

Penyaluran dilakukan selama tiga hari, yakni 150 anak di Pendopo Satya Bhakti Praja pada Senin 11 Mei 2026, 65 anak di Aula DinsosP2PA pada Selasa 12 Mei 2026, dan 50 anak pada Rabu 13 Mei 2026.

Bupati Demak Eisti’anah menerangkan penanganan stunting menjadi fokus utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Wujud Nyata Kepedulian Dokter Spesialis Anak dalam Momen HAN 2025 di Banyumas

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi juga berdampak pada perkembangan fisik dan kemampuan kognitif. Karena itu penanganannya harus dilakukan bersama-sama oleh seluruh pihak,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian susu hanyalah salah satu bentuk intervensi. Penanganan stunting juga harus didukung oleh pola asuh yang baik, sanitasi sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta pemenuhan gizi seimbang.

Selain bantuan susu, kegiatan tersebut juga disertai penyerahan berbagai bantuan sosial, di antaranya kursi roda untuk lansia dan disabilitas, bantuan permakanan, kaki palsu dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, hingga perlengkapan sekolah, nutrisi, pampers lansia, serta bantuan usaha ekonomi produktif dari Sentra Margolaras Pati.

BACA JUGA  Jadwal Gerakan Pangan Murah Demak, Masih Ada Sampai 13 September 2025

Plt. Kepala DinsosP2PA Kabupaten Demak menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting sekaligus perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Ia berharap bantuan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh orang tua untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Pos terkait