Kota Pekalongan Tetap Pertahankan UHC Prioritas 2026

Ilustrasi BPJS Kesehatan
Ilustrasi BPJS Kesehatan

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota Pekalongan tetap mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas pada 2026.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Sri Mugirahayu menyebutkan bahwa sebelumnya seluruh daerah di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan berstatus UHC Prioritas.

Namun sejak awal tahun ini, Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang memutuskan keluar dari skema tersebut.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pemkab Pekalongan Buat Posko Layanan MBG, Beroperasi 24 Jam

“Kota Pekalongan masih mampu mengalokasikan anggaran sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan cepat dan mudah,” jelasnya, dikutip Jumat 8 Mei 2026.

Perbedaan mendasar antara UHC Prioritas non-cut off dan cut off terletak pada masa aktivasi kepesertaan. Dengan skema non-cut off, kepesertaan BPJS Kesehatan dapat langsung aktif pada hari pendaftaran, sehingga warga bisa segera menggunakan layanan kesehatan.

“Misalnya ada warga yang akan melahirkan atau sakit mendadak, kepesertaannya bisa langsung diaktifkan saat itu juga,” terangnya.

BACA JUGA  Penjarah Barang di Gedung Pemkot dan DPRD Kota Pekalongan Dirahasiakan Identitasnya

Data BPJS Kesehatan per 30 April 2026 menunjukkan jumlah peserta di Kota Pekalongan mencapai 314.855 jiwa atau 99,46 persen dari total penduduk 316.550 jiwa. Angka ini memperkuat predikat UHC Prioritas yang berhasil dipertahankan.

Sementara itu, tingkat kepesertaan di daerah lain juga tinggi, seperti Kabupaten Pemalang 99,87 persen, Kabupaten Batang 99,12 persen, dan Kabupaten Pekalongan bahkan 100,35 persen.

Namun, status UHC Prioritas tetap membutuhkan dukungan anggaran berkelanjutan agar layanan kesehatan bisa langsung aktif tanpa jeda waktu.

Pos terkait