Diduga Bunuh Diri, Mayat Lelaki Mengapung di Branjang Rawa Pening

Seorang pemuda ditemukan meninggal di Rawa Pening diduga bunuh diri
Seorang pemuda ditemukan meninggal di Rawa Pening diduga bunuh diri

MATASEMARANG.COM – Warga Desa Bejalen digegerkan dengan penemuan mayat seorang lelaki mengapung di kawasan danau Rawa Pening, Kamis 7 Mei 2026 pagi.

Korban yang berumur 24 tersebut merupakan warga Dusun Pringapus, Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Korban ditemukan di sekitar branjang milik Fiktor Aji Pamungkas (36), warga Karangsari, Ambarawa.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Informasi menyebutkan, korban berangkat dari rumah pada Selasa 5 Mei 2026 siang untuk memasang branjang di Rawa Pening.

Namun sejak malam hari, nomor teleponnya tidak lagi aktif dan ia tidak pulang ke rumah.

Relawan Koko Qumarulloh mengaku mendapat laporan ada orang mengapung di depan branjang milik Fiktor.

“Setelah dicek ternyata benar ada orang sudah tewas. Kami langsung menghubungi Polsek Ambarawa dan Polres Semarang,” ujarnya.

Fiktor menambahkan, pada Rabu pagi ia tidak melihat korban di sekitar branjang miliknya. Bahkan tabung gas yang biasa digunakan juga tidak ada. CCTV Kampoeng Rawa menunjukkan sepeda motor korban masih terparkir.

BACA JUGA  Ada Masalah, Posko SPMB 2025 Kota Semarang Diserbu Orang Tua Calon Murid

“Pada Kamis pagi kami mencari di sekitar branjang dan akhirnya menemukan korban sudah tewas mengapung. Diduga korban nekat bunuh diri dengan mengikatkan aki dan tabung gas di kakinya,” jelasnya.

Evakuasi korban dipimpin Kanit Reskrim Polsek Ambarawa Ipda Andrias Lilik bersama tim Inafis Polres Semarang, Bhabinkamtibmas Desa Bejalen, Babinsa, serta relawan SAR Buser.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Pos terkait