Embun pun Membeku di Kawasan Dieng

MATASEMARANG.COM – Musim kemarau mulai tiba. Bila di daerah-daerah lain diwarnai hawa panas yang menyengat, kawasan Dieng justru sebaliknya. Saking dinginnya, embun yang menyelimuti tetumbujanpermukaan Bumi membeku.

Fenomena embun beku atau bun upas kembali menyelimuti kawasan Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon, Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, dalam beberapa hari terakhir seiring datangnya musim kemarau.

Saat dihubungi wartawan dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa siang, Sekretaris Desa Dieng Kulon Sabar Alfarisi mengatakan kemunculan embun beku mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir seiring suhu udara yang terus menurun pada malam hingga pagi hari.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Hasil Cek Sungai Kaligung, DLH Kabupaten Semarang Temukan Bukti Pencemaran Lingkungan Oleh Pabrik Tekstil

“Kurang lebih sudah tiga hari terakhir embun beku mulai muncul di Dieng. Sebarannya terlihat di sekitar kawasan Candi Arjuna dan beberapa area terbuka lainnya,” katanya.

Menurut dia, fenomena alam yang menjadi ciri khas musim kemarau di Dieng itu selalu menarik perhatian wisatawan.

Oleh karena itu, kata dia, banyak pengunjung datang sejak dini hari untuk menyaksikan sekaligus mengabadikan terbentuknya lapisan kristal es tipis di permukaan rumput dan tanaman.

“Sudah banyak wisatawan yang datang untuk melihat dan mengambil foto embun beku. Fenomena ini memang selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Dieng,” katanya.

BACA JUGA  Pasar Murah Kendal Hadirkan Bahan Pangan di Bawah Harga Standar

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Goeroeh Tjiptanto mengatakan kemunculan bun upas tahun ini dipicu kondisi cuaca yang kering dalam beberapa hari terakhir.

Pos terkait