Panen Raya Demak Capai 6,7 Ton per Hektare, Harga Gabah Stabil

Panen raya di Desa Jaturejo, Karanganyar, Demak, Senin 8 Juni 2026 (foto: Pemkab Demak)
Panen raya di Desa Jaturejo, Karanganyar, Demak, Senin 8 Juni 2026 (foto: Pemkab Demak)

MATASEMARANG.COM – Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan hasil panen padi musim ini tergolong sangat baik.

Produktivitas meningkat dengan rata-rata 6,7 ton per hektare, sementara harga Gabah Kering Panen (GKP) stabil di kisaran Rp8.000 hingga Rp8.200 per kilogram.

Kondisi ini dinilai mampu menjaga pendapatan petani meski masih ada gangguan hama di beberapa wilayah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pertalite Bikin Motor "Brebet", Begini Kata Pakar

“Sejumlah kecamatan telah menyelesaikan masa panen, seperti Kecamatan Gajah, sementara wilayah lain masih dalam proses,” terang Eisti’anah, Senin 8 Juni 2026.

Hingga Juni 2026, luas panen padi di Kabupaten Demak mencapai 53.602 hektare, menunjukkan kontribusi besar daerah ini terhadap pasokan beras Jawa Tengah dan nasional.

Meski demikian, luas tanam pada musim tanam ketiga diperkirakan menurun karena faktor cuaca dan ketersediaan air.

Eisti’anah mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang dinilai semakin berpihak kepada petani, mulai dari penyerapan hasil panen, akses pupuk, hingga dukungan sarana produksi.

BACA JUGA  Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan, Syaratnya Mudah

Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan RI Widiastuti menyatakan pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Langkah strategis dilakukan melalui penyederhanaan distribusi pupuk bersubsidi, perlindungan lahan pertanian dari alih fungsi, penguatan jaringan irigasi, serta program pompanisasi.

“Kabupaten Demak menjadi salah satu daerah yang akan terus kami pantau agar produktivitas pertanian tetap terjaga,” terangnya.

Pos terkait