Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan tim nasional pada akhir September 2026 dan kemudian dijatuhi sanksi larangan bermain selama 30 hari serta denda 255 euro oleh Federasi Sepak Bola Portugal pada Oktober.
Dalam pesan perpisahannya, Ronaldo mengenang berbagai pengalaman selama membela Portugal, termasuk kemenangan, kekalahan, serta dukungan masyarakat negaranya.
Menurut dia, gol, trofi, dan rekor bukanlah satu-satunya hal yang akan dikenangnya setelah mengakhiri karier internasional.
“Gol akan datang dan pergi, trofi pada akhirnya akan berakhir di museum, dan rekor suatu saat akan dipecahkan. Namun, ada sesuatu yang tidak akan pernah bisa dihapus oleh waktu, yaitu tempat yang kita miliki di hati orang-orang,” ujar Ronaldo.
Pemenang lima penghargaan Ballon d’Or itu juga menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan setim, pelatih, staf tim nasional, keluarga, dan masyarakat Portugal yang mendukungnya selama lebih dari dua dekade.
Ronaldo menegaskan Portugal akan selalu menjadi bagian dari dirinya meskipun perjalanan bersama tim nasional segera berakhir. ***

















