Sejumlah Faktor yang Memengaruhi Tinggi Badan Anak, Bukan Hanya Genetik

Dalam paparannya, Jose mengingatkan agar orang tua tidak hanya fokus pada berat badan, tetapi juga memperhatikan keseimbangan antara berat dan tinggi badan melalui indeks massa tubuh.

Ia mengungkapkan bahwa kelebihan konsumsi karbohidrat tanpa diimbangi protein dapat menyebabkan obesitas tanpa mendukung pertumbuhan tinggi badan secara optimal.

“Kalau kalorinya kebanyakan dari karbohidrat, anak bisa gemuk tapi tidak bertambah tinggi,” ujarnya dikutip Antara.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  "Ghost in the Cell" Karya Joko Anwar Bakal Tayang di 86 Negara

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tinggi badan akhir anak dapat diprediksi berdasarkan tinggi orang tua melalui perhitungan tertentu, meski hasilnya tetap dapat dipengaruhi faktor lain selama masa pertumbuhan.

Oleh karena itu, IDAI mendorong orang tua untuk lebih aktif memantau pertumbuhan anak secara berkala dan menerapkan pola hidup sehat agar anak dapat mencapai potensi tinggi badan optimalnya.

“Anak bisa tumbuh normal, memiliki keseimbangan emosional, hormon, dan genetik. Orang tua berperan untuk itu. Alat yang akurat untuk melihat pertumbuhan ini adalah kurva pertumbuhan tentunya,” kata Jose. ***

Pos terkait