MATASEMARANG.COM – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyebutkan pemerintah sudah babak belur memberikan subsidi kepada masyarakat.
Oleh karena Ahmad Lutfhi, dia meminta kepada Pertamina agar distribusi gas elpiji bersubsidi tidak salah sasaran.
Dia menyarankan agar Pertamina memetakan ulang distribusi gas elpiji bersubsidi hingga ke tingkat desa.
Hal itu terkait program Koperasi Desa Merah Putih yang tengah digencarkan.
Menurutnya, itu penting agar bantuan dari pemerintah, terutama elpiji subsidi benar-benar sampai ke yang berhak.
“Di Jateng ini ada 8.560 desa/kelurahan. Petakan lagi distribusi elpiji di desa-desa, supaya tepat sasaran. Pemerintah ini sudah babak belur ngasih subsidi, jangan sampai malah tidak pas,” pintanya.
Selain itu, masih banyak kasus suntik elpiji bersubsidi yang terjadi di masyarakat.
Ahmad Luthfi juga meminta agar Pertamina tidak ragu bekerja sama dengan Polda Jateng untuk menangani hal ini.
“Kasus elpiji subsidi yang disuntik-suntik itu masih ada, di Temanggung, di Semarang juga ada. Kalau bisa (Pertamina) lebih intensif (kerja sama) dengan Polda. Jangan pasif. Harus diawasi,” tegas Amhad Luthfi.
Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan menyatakan, siap berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait untuk memastikan pendistribusian LPG-BBM Subsidi tepat sasaran.
“Pak Gubernur memberikan atensi yang serius terhadap penyaluran BBM bersubsidi harus benar-benar tepat sasaran. Sehingga, kami berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di Pemprov Jateng, juga akan meningkatkan pengawasan untuk elpiji dan BBM bersubsidi ke depannya,” ujar Taufiq.


















