MATASEMARANG.COM – Kota Semarang dipilih menjadi tempat penyelenggaraan ASEAN-ID Nourish Forum sebagai bagian dari Steering Committee Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) di Kawasan Asia-Pasifik periode 2026-2028.
MUFPP sendiri merupakan jejaring kota-kota di dunia yang berkolaborasi menciptakan kebijakan pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan jika pihaknya ingin memastikan seluruh siswa bisa belajar dengan tenang dan semangat karena perut terisi dengan makanan bergizi melalui program MBG.
“Kita ingin memastikan tidak ada lagi siswa yang harus belajar dengan perut kosong agar mereka bisa fokus meraih cita-cita,” kata Agustina.
Sementara dalam keynote speech-nya, Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Y.M. Ina H. Krisnamurthi, dari Kementerian Luar Negeri RI menekankan pentingnya memastikan kerja sama ASEAN yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bagi kami di Kementerian Luar Negeri, penting untuk menerjemahkan komitmen di tingkat ASEAN menjadi kerja sama praktis dan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat nasional,” tuturnya.
Sedangkan Deputi Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional Brigjen TNI (Purn.) Suardi Samiran, S.Sos., M.M, juga menekankan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi strategis pada potensi kognitif anak-anak Indonesia dan katalis bagi sistem pangan yang lebih tangguh.
“Dengan memastikan setiap anak memperoleh akses pada makanan sehat dan bergizi di sekolah, kita sedang meletakkan fondasi bagi generasi yang mampu memimpin, berinovasi, dan bersaing di tingkat global,” ujarnya.


















