Semarang Jadi Pusat Kolaborasi ASEAN Percepat Implementasi Program MBG

MATASEMARANG.COM – Guna membahas percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kota Semarang didapuk menjadi tuan rumah dalam perhelatan akbar yang mempertemukan negara-negara ASEAN, organisasi dunia, hingga pemerintah pusat.

Kegiatan yang berlangsung pada 28–30 April 2026 ini diawali dengan forum internasional ASEAN ID-Nourish pada Selasa, 28 April 2026 malam.

Setelah itu dilanjutkan dengan Dialog Nasional Praktik Baik MBG yang menjadi ruang utama di dalam merumuskan langkah implementasinya di Indonesia pada Rabu, 29 April 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Nilai TKA Bakal Jadi Salah Satu Parameter Jalur Prestasi pada SPMB 2026

Pada ASEAN ID-Nourish yang digelar di Hotel Gumaya, sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Deputi Bidang Pengadaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional Brigjen (Purn) Suardi Samiran, Staf Ahli Kementerian Kesehatan Bonanza Perwira Taihitu, Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN Kementerian Luar Negeri Yuliana Bahar, serta perwakilan negara sahabat seperti Duta Besar Thailand untuk ASEAN Prinat Apirat. Forum ini juga diikuti perwakilan FAO, World Food Programme, hingga Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP).

BACA JUGA  56 Anggota FKP3 Semarang Raya Dibekali Cara Penanganan Kecelakaan Kendaraan

Bagi Kota Semarang, forum ini bukan sekadar pertemuan, melainkan momentum untuk mempercepat kesiapan daerah dalam menjalankan program MBG secara lebih terarah.

MBG Bukan Sekadar Program Makan

Dalam sambutannya di hadapan delegasi internasional, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperkuat sistem pangan.

We are here as one big family with a shared goal: creating a more resilient food system,” kata Agustina. (Kami di sini sebagai satu keluarga besar dengan satu tujuan: Menciptakan satu sistem pangan yang lebih tangguh)

Pos terkait