BYD M6, Mobil “Hybrid” yang Bisa Tempuh 65 Km per Liter Bensin

BYD M6 di GIIAS Semarang (matasemarang.com/ Ade Lukmono)
BYD M6 di GIIAS Semarang (matasemarang.com/ Ade Lukmono)

Karena itu, menghadirkan dua opsi teknologi sekaligus, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) murni dan PHEV menjadi strategi krusial untuk memikat masyarakat yang membutuhkan kendaraan serbaguna dan kaya fitur keselamatan seperti Advanced Driver Assistance System (ADAS).

Sejauh ini, penetrasi BYD di Jawa Tengah mencatatkan performa gemilang. Lebih dari 3.000 unit kendaraan BYD telah mengaspal di wilayah ini, menyumbang sekitar 37 persen dari total ceruk pasar mobil listrik di Jawa Tengah.

Guna mengimbangi pesatnya pertumbuhan pengguna, pabrikan asal Tiongkok tersebut tengah mengakselerasi perluasan ekosistem purnajualnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Nyaman untuk Harian, Fitur AION UT Urban Disempurnakan Berdasar Suara Konsumen

“Jawa Tengah menjadi salah satu pasar yang dibidik dalam ekspansi seiring meningkatnya jumlah pengguna kendaraan BYD. Dari tujuh lokasi yang beroperasi saat ini, ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 16 lokasi,” pungkas Luther Panjaitan.

Secara nasional, dominasi BYD juga tecermin dari angka penjualan yang menembus lebih dari 40.600 unit hingga Agustus 2026.

Capaian tersebut mengukuhkan BYD sebagai pemegang 37 persen pangsa pasar kendaraan listrik di Indonesia.

Pos terkait