“Event” dan Penataan Diharapkan Jadikan Semarang Kota Wisata

Salah satu event pariwisata Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Salah satu event pariwisata Kota Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

Penataan diarahkan pada peningkatan kenyamanan, kebersihan, keamanan, dan kualitas pengalaman pengunjung.

Menurut Agustina, kawasan wisata yang tertata baik akan semakin memperkuat daya saing Kota Semarang.

Ia menegaskan bahwa seluruh pembenahan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan destinasi wisata Kota Semarang dapat mengakomodasi jumlah pengunjung yang terus meningkat setiap tahun.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Lomba Dayung Tradisional di Rawa Pening Sudah Ada sejak 1994

Promosi Digital Diperkuat untuk Menjangkau Wisatawan Muda

Strategi berikutnya adalah penguatan promosi digital melalui media sosial resmi Pemerintah Kota Semarang, kolaborasi dengan konten kreator, serta publikasi video pendek dan kampanye tematik.

Upaya ini terbukti efektif menarik wisatawan muda dan memperluas exposure destinasi wisata Kota Semarang.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang juga melakukan analisis trafik digital, tren pencarian online, serta pola kunjungan untuk menentukan pasar sasaran yang lebih tepat menjelang momentum liburan seperti Idulfitri, Natal, dan Tahun Baru.

BACA JUGA  Satgas Saber PP Ancam Cabut Izin Usaha Tengkulak

Kolaborasi Stakeholder Pariwisata Diperluas

Wali Kota Semarang menjelaskan bahwa kolaborasi dengan stakeholder diperkuat melalui pelatihan CHSE, pembinaan layanan prima, serta kerja sama event dan atraksi tambahan pada momentum liburan.

Hotel, biro perjalanan, pengelola Kota Lama, Lawang Sewu, MAJT, dan komunitas anak muda terlibat dalam penyediaan atraksi tematik seperti live music, walking tour, spot foto, pameran UMKM, serta perpanjangan jam operasional.

Kolaborasi juga dilakukan melalui promosi bersama dengan PHRI dan ASITA, pembuatan paket wisata, serta kampanye digital yang diproduksi bersama komunitas kreatif Semarang.

Pos terkait