Kopdes Resmi Jadi Penyalur Bansos dan Pembeli Panen Petani

MATASEMARANG.COM – Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, memutuskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penyalur bantuan sosial (bansos) dan offtaker hasil panen petani, khususnya gabah/beras dan jagung.

“Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastruktur pemerintah. Satu, infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantuan sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih. Tadi sudah diputuskan,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, saat jumpa pers selepas rapat di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (15/7) malam.

BACA JUGA  Di Koperasi Merah Putih, Harga Gas Melon Rp16.000 dan Minyakita Rp15.700/Liter

“Nomor dua, (KDKMP) dia sebagai offtaker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain-lain di bawah harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, maka koperasi, dia bisa offtaker sebagai pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah,” sambung Zulhas.

Bacaan Lainnya

Dalam jumpa pers yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menjelaskan peran KDKMP sebagai offtaker hasil panen di desa itu akan dikolaborasikan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

BACA JUGA  Sudah Empat Calon Pengelola Koperasi Merah Putih Peserta Latsarmil Meninggal

Alhasil, kata dia, KDKMP tidak akan menggantikan atau bersaing dengan BUMDes karena keduanya akan saling melengkapi dan memperkuat fungsi masing-masing.

“Para petani sesuai dengan potensi desa masing-masing karena jumlah desa banyak sekali 75.266 dengan berbagai potensi yang ada, tentu nanti masing-masing Kopdes bekerja sama dengan BUMDes memastikan semua produk desa itu sesuai dengan potensinya, akan dipastikan bisa mendapatkan manfaat bagi para penduduk desa,” kata Yandri.

Pos terkait