Nelayan Plong Harga Solar Nonsubsidi Turun Jadi Rp15.000 per Liter

MATASEMARANG.COM – Penurunan harga solar nonsubsidi untuk kapal nelayan disambut antusias pemilik kapal di Kabupaten Pati. Pemerintah pusat kini menetapkan harga solar khusus nelayan menjadi Rp15.000 per liter dari sebelumnya mencapai Rp21.300/liter.

Kabar gembira ini bikin nelayan plong alias lega karena mereka bisa kembali melaut tanpa dibebani harga solar yang mahal.

“Tentunya menjadi angin segar bagi nelayan, khususnya pemilik kapal berukuran 30 hingga 200 gross ton (GT), setelah sebelumnya harus membeli solar dengan harga Rp21.300 per liter,” kata Koordinator Aksi Nelayan Juwana Pati Mohammad Agung di Pati, Senin.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Ukiran Kayu Jepara Harus Bertransformasi Jadi Karya Seni

Ia mengatakan perjuangan nelayan yang berlangsung sejak beberapa bulan terakhir akhirnya membuahkan hasil. Kebijakan tersebut memberikan harapan agar aktivitas melaut tetap bisa berjalan di tengah tingginya biaya operasional.

Agung menuturkan dengan harga solar Rp15.000 per liter, nelayan yang mengoperasikan kapal di atas 30 GT menggunakan alat tangkap cantrang maupun Jaring Tarik Berkantong (JTB) setidaknya dapat bertahan. Pasalnya, armada mereka belum didukung teknologi modern seperti kapal pursin sehingga biaya operasional masih menjadi beban utama.

BACA JUGA  Menkop: Bunga Pinjaman Kopdes di Bawah 6 Persen

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, jajaran pimpinan Polri, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang telah memfasilitasi komunikasi antara nelayan dan pemerintah hingga lahirnya kebijakan tersebut.

“Kami juga akan mengawal kapan harga solar sebesar Rp15.000 per liter ini benar-benar mulai diberlakukan,” ujarnya.

Pos terkait