MATASEMARANG.COM – Awal tahun 2026 bencana hidrometeorologi mengintai Kota Semarang. Diketahui sejak awal tahun 2026, bencana banjir dan longsor silih berganti menerjang ibu kota Jawa Tengah karena adanya hujan lebat yang disertai angin.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di beberapa wilayah di Jawa Tengah termasuk Kota Semarang. Hal ini dilakukan guna mengurangi potensi bencana di Kota Semarang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang Endro Pudyo Martanto mengatakan OMC telah dilakukan sejak Kamis 15 Januari 2026 hingga beberapa hari ke depan. OMC ini, lanjut Endro, dilakukan untuk meminimalisir potensi bencana hidrometeorologi.
“Dari BNPB telah melakukan operasi modifikasi cuaca, mungkin akan berlangsung beberapa hari ke depan, untuk mengurangi potensi bencana,” kata Endro, Jumat 16 Januari 2026.
Dia menjelaskan operasi modifikasi cuaca ini dilakukan dengan menebar garam dari Semarang ke arah laut Utara Jawa.
Selain mengurangi potensi bencana di Semarang, langkah ini dilakukan untuk mendukung penanganan banjir di Kudus, Pati dan Jepara.
“Hujan diharapkan terjadi di laut, sehingga potensi bencana bisa dikurangi dan mempercepat penanganan banjir di Kudus, Pati dan Jepara,” pungkasnya.





















