Sementara itu, pelatih timnas Denmark, Brian Riemer, mengakui bahwa peristiwa tersebut menjadi pengalaman yang sangat mengejutkan bagi seluruh pihak yang berada di stadion.
“Pertama-tama, ini adalah pengalaman yang sangat mengejutkan bagi semua orang, baik staf, pemain maupun tim lawan. Dokter Morten Boesen dapat memastikan bahwa Christian dalam keadaan baik. Itu satu-satunya hal yang penting dalam situasi ini,” kata Riemer kepada TV2.
Insiden tersebut kembali mengingatkan publik pada kejadian serupa yang dialami Eriksen saat membela Denmark di Euro 2021.
Kala itu, dia mengalami henti jantung di tengah pertandingan dan kemudian menjalani pemasangan alat pacu jantung sebelum akhirnya kembali berkarier di level tertinggi sepak bola Eropa.
Hingga kini, penyebab kolapsnya Eriksen dalam laga melawan Ukraina masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut. ***


















