Kementerian tersebut juga menuduh AS ikut campur dalam pengaturan Selat Hormuz, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut telah mengembalikan ketidakamanan ke jalur maritim strategis itu dan mengganggu pelayaran komersial internasional.
Ketegangan regional telah meningkat dalam beberapa hari terakhir di tengah aksi baku serang antara pasukan AS dan Iran.
Pada Minggu (12/7), Iran mengatakan telah melancarkan serangan terhadap situs militer AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan Oman sebagai balasan atas serangan AS terhadap sejumlah target Iran. [Ant]















