Lebih lanjut, Bambang mengatakan pembangunan gedung perpustakaan tahap pertama yakni struktur bangunan telah selesai pada Desember 2025 dengan anggaran dari APBD Kota Semarang senilai Rp200 juta dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN sebesar Rp7,8 miliar.
Sementara untuk pembangunan tahap kedua yang meliputi interior, mebeler dan buku-buku telah disiapkan anggaran dari APBD Kota Semarang sebesar Rp5,3 Miliar.
“Kegiatan interior ini desainnya disesuaikan dengan kondisi Kota Semarang yaitu yang Jawani dan menjadi identitas Kota Semarang. Harapan kami di Februari sampai dengan Maret ini selesai lelang interiornya dan pembangunannya kurang lebih 3 bulan. Mungkin mulai akhir Maret dan Juni sudah benar-benar sempurna,” tandasnya.





















