Pharma City: Aplikasi Integrasi Stok Obat se-Kota Semarang

Dinas Kesehatan Kota Semarang meluncurkan aplikasi Pharma City, Kamis 16 Juli 2026 (matasemarang.com/ Lia Dina)
Dinas Kesehatan Kota Semarang meluncurkan aplikasi Pharma City, Kamis 16 Juli 2026 (matasemarang.com/ Lia Dina)

“Memang PR-nya cukup berat karena melibatkan banyak faskes dan butuh kedisiplinan tinggi dalam menginput data obat. Namun, kami akan memberikan kontribusi berupa mapping (pemetaan). Kami akan beri tahu apotek di wilayah mereka, penyakit apa yang paling banyak diderita warga sekitar. Jadi, stok obat yang disediakan apotek, baik untuk penyakit akut maupun kronis bisa tepat sasaran dan tidak menumpuk sia-sia karena tidak dibutuhkan,” jelas Hakam.

Hakam mengatakan bahwa konsep integrasi stok obat sekota ini bahkan sangat langka di tingkat global.

BACA JUGA  10 RTLH hingga Pembangunan Fisik Berhasil Dilaksanakan dalam TMMD Sengkuyung Tahap III 2025 Kota Semarang

“Ternyata konsep yang kita bangun ini di Indonesia belum ada. Di tingkat global, sistem serupa setahu kami baru ada di Kota Sanya, bagian selatan Kota Hainan, Tiongkok. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lain di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Cerita Ketua RT di Semarang Tak Kesulitan Cairkan BOP Rp25 Juta

Pos terkait