“Petani harus mengenakan perlengkapan keselamatan, termasuk sepatu bot plastik atau sepatu bot karet panjang saat bekerja di ladang pertanian, terutama selama musim panas dan musim hujan. Kurangnya kesadaran adalah alasan utama di balik banyaknya korban jiwa setiap tahunnya,” katanya kepada Anadolu.
Menurut data PBB, rata-rata 300 orang meninggal setiap tahun akibat sambaran petir di Bangladesh, dengan sebagian besar kematian terjadi antara April dan Juni.
Departemen Meteorologi Bangladesh telah mengeluarkan peringatan petir sejak tahun lalu karena korban jiwa terus meningkat. [Ant/ Anadolu]


















