Disperin Kota Semarang Gandeng Kedubes Belanda Optimalkan Galeri Industri Kreatif

Delegasi Kedubes Belanda mengunjungi Galeri Industri Kreatif Semarang
Delegasi Kedubes Belanda mengunjungi Galeri Industri Kreatif Semarang

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui optimalisasi fasilitas publik.

Salah satu fokus utama saat ini adalah pengembangan Galeri Industri Kreatif (GIK) Kota Lama yang berada di bawah naungan Dinas Perindustrian Kota Semarang sebagai pusat pertumbuhan Industri Kecil Menengah (IKM).

Tenaga Ahli Dinas Perindustrian Kota Semarang Listyarini Meitasari menyatakan bahwa optimalisasi GIK Kotalama merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kelas IKM lokal.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Paviliun Bisma RSWN Kota Semarang Siap Digunakan Pasien KRIS

Strategi yang dijalankan adalah dengan membangun sinergi, kolaborasi, dan kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas jangkauan pasar dan promosi.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, mulai dari kerjasama dengan biro travel untuk memasukkan galeri dalam paket wisata, hingga bersinergi dengan instansi pemerintah, swasta, serta komunitas dan organisasi kreatif,” ujar Listyarini Meitasari, 22 April 2026.

Langkah nyata kolaborasi internasional baru-baru ini ditunjukkan melalui penerimaan kunjungan delegasi dari Belanda yang dipimpin oleh Alfred van der Klis.

BACA JUGA  Perahu Hanyut di Kali Tuntang, Nelayan Bawen Ditemukan Tak Bernyawa

Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerjasama bisnis dan melihat langsung potensi unggulan IKM Kota Semarang.

Salah satu hasil menarik dari pertemuan tersebut adalah munculnya inisiatif pembentukan komunitas Creator Batik Muda.

Program kaderisasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan industri batik di tangan generasi muda.

Sejalan dengan hal tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag memberikan dukungan penuh terhadap misi penjajakan kerjasama ini.

KBRI Den Haag menekankan pentingnya pembentukan jalur pendidikan dan pelatihan vokasi untuk mengembangkan tenaga kerja terampil di Indonesia.

BACA JUGA  Daftar SD Swasta Gratis di Kota Semarang Tahun 2025

Diharapkan melalui kerjasama ini, para pelaku industri kreatif dan siswa vokasi di Semarang dibekali dengan pengetahuan praktis dan kompetensi profesional.

Hal ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda, tetapi juga membuka peluang jejaring yang lebih luas bagi IKM Semarang untuk bersaing di kancah internasional.

Upaya ini dipandang sebagai langkah awal yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Dengan penguatan fasilitas di Galeri Industri Kreatif Kota Lama dan dukungan dari jaringan internasional, IKM Kota Semarang diharap bisa menjadi motor penggerak ekonomi kota yang lebih tangguh dan inovatif.

Pos terkait