Lebih lanjut, Prof JJ menekankan Unhas akan terus membuka ruang dan peluang strategis bagi mahasiswa berprestasi, termasuk memberikan Rehan akses pada program pengembangan kapasitas seperti double degree di luar negeri serta kolaborasi internasional yang relevan.
“Ini bukan yang terakhir. Unhas akan terus memfasilitasi minat dan bakat generasi muda. Anak-anak Indonesia memiliki mimpi besar, dan kami percaya mereka mampu menjadi pelopor di bidang informatika maupun bidang lainnya, serta mampu bersaing dengan negara lain,” tambahnya.
Menurut Rektor, capaian yang diperoleh Rehan melalui proses belajar otodidak menjadi bukti bahwa potensi besar dapat tumbuh dari siapa saja. Momentum ini diharapkan menjadi inspirasi luas, sekaligus pengingat bahwa ruang-ruang pembelajaran dapat menjadi etalase lahirnya talenta unggul bangsa.
Jangan Pesimistis
Sementara itu, Rehan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan serta komitmennya untuk terus mengembangkan kapasitas diri di bidang teknologi.
Rehan juga memberikan pesan kepada generasi muda agar tidak ragu dalam mengembangkan potensi, meskipun menghadapi keterbatasan.
“Untuk teman-teman, jika memiliki bakat, teruslah dikembangkan. Jangan pesimistis hanya karena keterbatasan, termasuk faktor ekonomi,” tambah Rehan. ***


















