Melerai Remaja Tawuran, Nur Hasan Tewas Tertabrak Kereta

Remaja tawuran
Dokumentasi. Remaja tawuran.

MATASEMARANG.COM – Nasib nahas dialami Nur Hasan. Pria 45 tahun ini tewas setelah tertabrak kereta rel listrik (KRL) saat melerai remaja yang tawuran di kawasan Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa malam.

“Iya, korban tertabrak KRL yang mengarah ke Stasiun Jatinegara,” kata Ketua RW 10 Cipinang, Kecamatan Pulogadung, Endang Darmanto di Jakarta, Rabu.

Peristiwa tawuran tersebut melibatkan dua kelompok remaja yang saling serang menggunakan senjata tajam, petasan, dan lemparan batu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  400 Biro Perjalanan dan 13 Asosiasi Disebut Terlibat Kasus Kuota Haji

Aksi kekerasan itu terjadi di sekitar bantaran rel kereta api dan menimbulkan keresahan di kalangan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tawuran diduga dipicu oleh saling ejek di media sosial yang kemudian berujung pada bentrokan fisik di lokasi kejadian.

Situasi semakin mencekam karena kereta yang melintas juga menjadi sasaran lemparan batu dan tembakan kembang api.

Akibatnya, sejumlah pengendara memilih tidak melintas karena khawatir kendaraannya rusak. Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun sempat mengalami kemacetan cukup parah.

BACA JUGA  KPK Jelaskan Status Tersangka Sudewo dalam Kasus Jalur Kereta Api

Endang menyebut, korban bernama Nur Hasan (45) merupakan warga setempat yang saat itu hendak pulang ke rumah usai menunaikan salat Isya.

Korban diduga berniat melerai aksi tawuran yang terjadi di dekat rel kereta. Namun, saat berada di lokasi, korban tidak menyadari adanya KRL yang melintas.

“Sepertinya mau melerai tawuran, tapi tidak melihat ada kereta yang lewat. Korban masih mengenakan baju koko,” ungkap Endang.

Akibat benturan keras, tubuh korban terpental dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pos terkait