MATASEMARANG.COM – Menjaga komitmen untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, Bank Jateng menyambut nahkoda baru di jajaran dewan komisaris.
Komisaris Utama Independen Bank Jateng Adnas mengatakan bahwa dia siap untuk memperketat fungsi pengawasan dan memberikan nasihat strategis kepada direksi, demi memastikan diterapkannya prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara menyeluruh di seluruh jenjang perusahaan.
Sebagai pengawas dan pemberi nasihat jalannya kebijakan dan operasional bank, Adnas membedah langkah taktisnya ke depan menggunakan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats).
Melalui pemetaan yang komprehensif ini, ia optimistis Bank Jateng mampu menjawab tantangan industri perbankan modern yang makin dinamis.
“Sebagai Komisaris Utama Bank Jateng, saya akan menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat strategis kepada Direksi dengan berpedoman pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) melalui pendekatan SWOT Analysis,” ujar Adnas saat diwawancarai.
Mengoptimalkan Kekuatan dan Membaca Peluang di mata Adnas, modal utama Bank Jateng terletak pada fondasi bisnis yang solid dan relasi yang kuat dengan daerah.
“Dari sisi strengths (kekuatan), Bank Jateng memiliki dukungan kuat dari Pemerintah Daerah sebagai pemegang saham, jaringan layanan yang luas di Jawa Tengah, serta tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi.
Selain itu, Bank Jateng juga memiliki fondasi bisnis yang stabil dan sumber daya manusia yang terus berkembang, sehingga menjadi modal penting dalam memperkuat kinerja dan penerapan GCG,” jelasnya.


















