MATASEMARANG.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama BAZNAS Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan program penguatan usaha mikro bertajuk “Z-Mart” kepada 51 pelaku UMKM di Kabupaten Semarang.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Baznas Jawa Tengah, KH Dr. Ahmad Darodji, mewakili Ketua Baznas RI, dengan didampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Pendapa Rumah Dinas Bupati di Ungaran, Senin, 3 Agustus 2026.
Total dana bantuan yang dikucurkan mencapai Rp386 juta, terdiri dari Baznas RI senilai Rp240 juta untuk 30 penerima dan Baznas Kabupaten Semarang senilai Rp146 juta untuk 21 penerima.
Ketua Baznas Kabupaten Semarang Khadziq Faisol menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah dibekali pelatihan manajemen kios eceran serta dilengkapi dengan peralatan dan barang dagangan.
“Semua penerima telah operasional. Sudah ada peningkatan omzet penjualan sampai Rp5 juta sebulan setelah dilakukan intervensi,” ungkap Khadziq Faisol.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas Jateng Ahmad Darodji menekankan bahwa esensi zakat produktif adalah memandirikan ekonomi masyarakat miskin (mustahik) agar kelak mampu menjadi pembayar zakat (muzakki).
“Penerima agar bersungguh-sungguh mengembangkan usahanya. Inilah sarana mengumpulkan rezeki agar menjadi muzakki,” tegas Ahmad Darodji.
Ia menambahkan, pihaknya berharap program warung ritel Z-Mart ini ke depannya dapat hadir dan tersebar di seluruh 235 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Semarang.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyambut positif kolaborasi ini dan berharap bantuan tersebut mampu memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat tapak.

















