Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor yang melintas Heru (46) mengaku sempat menyaksikan langsung aksi tawuran tersebut. Dia juga merasakan dampak dari tindakan aparat yang datang untuk membubarkan massa.
“Tidak lama polisi datang, lalu menembakkan gas air mata. Mata saya sampai perih, akhirnya saya menepi ke tempat aman,” kata Heru.
Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung membubarkan kedua kelompok remaja yang terlibat tawuran. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti dan pihak-pihak yang terlibat dalam aksi tersebut. [Ant]


















