“Secara total periode posko, pergerakan penumpang diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” sebutnya.
Pihaknya melanjutkan, selain berfokus pada kesiapan operasional dan personel bandara dalam menghadapi lonjakan penumpang,
Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang juga memastikan kesiapan antisipasi adanya banjir meliputi pembuatan tanggul perimeter sisi udara dengan panjang 1.361 m dan tinggi 0,9 m, penambahan kolam hisap berkapasitas 720 m³, menyiagakan total 60 pompa di 3 titik rumah pompa, serta ketersediaan water pond sisi udara berkapasitas 20.790 m³ dan sisi darat berkapasitas 144.613 m³.
“Kami juga secara konsisten berkoordinasi dengan Perum LPPNPI, BMKG, serta seluruh stakeholder penerbangan untuk memantau perkembangan cuaca secara real-time dan memastikan setiap keputusan operasional dilakukan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku,” pungkasnya.


















