“Kita ingin melakukan yang terbaik menggunakan anggaran yang se-efektif mungkin, dan menjangkau dari Sabang-Merauke, sehingga no one left behind. Kita ingin semua dicakup oleh kita, tidak ada yang kita tinggalkan. Kita juga terus berusaha membuat satu program yang dapat dipahami oleh masyarakat, bagaimana mereka bisa memahami program MBG ini,” tuturnya. [Ant]
Pos terkait
Tenang, Tak Ada PHK terhadap Guru Non-ASN yang Tak Lulus Seleksi CPNS
Integrasikan Praktikum dan WCD 2026, FPIK Unsoed Bersihkan 7 Pantai Teluk Penyu
KIP Senilai Rp2,7 Miliar Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Sudah Meninggal
Petani Kentang Wonosobo Adopsi Inovasi Penyiraman Otomatis Polines
FH Unwiku dan Peradi SAI Purwokerto Sepakati Program PKPA dan Magang
Sebut Semarang Kota Prioritas, Prancis Buka Peluang Beri Beasiswa hingga Pelatihan Kejuruan
Tahun 2027, Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib Siswa SD Kelas 3
Asap TPA Jatibarang Teror Sekolah, Siswa SDN Ngaliyan 01 Dipulangkan
Naila Ziyadatil Husna Harumkan Nama Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang di Kompetisi Halal Chef Surabaya

















