- festival seperti LOFF dapat memicu lebih banyak anak muda untuk berani berekspresi dan mengeksplorasi gagasan melalui film
MATASEMARANG.COM— Malam penganugerahan Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026 di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh diramaikan oleh kehadiran para insan perfilman nasional.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng hadir bersama Hanung Bramantyo, Yandy Laurens, Aline Jusria, Adrian Parasto, Nirina Zubir, Ferry Salim, hingga Celine Evangelista.
Bagi Agustina, keterlibatan para profesional perfilman dalam LOFF membuka kesempatan bagi sineas muda untuk belajar dan mengembangkan kemampuan. Ia berharap festival ini dapat menggairahkan minat generasi muda terhadap dunia film sekaligus mendukung tumbuhnya ekosistem sinema di Kota Semarang.
“Tokoh-tokoh nasional ini mau ikut bersama-sama untuk mengangkat sinema menjadi sesuatu yang punya masa depan. Yang penting, festival ini menggairahkan anak-anak muda untuk membuat film,” kata Agustina.
Menurut Agustina, membangun Kota Semarang sebagai kota sinema membutuhkan ekosistem yang lebih luas daripada produksi film semata. Pengembangan talenta, kesempatan produksi, pariwisata, perhotelan, dan kenyamanan kota turut berperan dalam mendukung tumbuhnya industri perfilman.
Pandangan tersebut sejalan dengan apresiasi sutradara Hanung Bramantyo terhadap karya peserta LOFF 2026, khususnya kategori pelajar. Ia mengaku terkejut melihat kemampuan siswa SMA menghasilkan film dengan gagasan yang menarik.
“Untuk kategori pelajar, kami sangat terkejut. Mereka masih SMA, tetapi sudah bisa membuat film yang bagus. Kalau dibandingkan dengan zaman saya SMA, membuat film itu sebuah kemewahan karena kamera dan bahan bakunya mahal,” ungkap Hanung.

















