MATASEMARANG.COM – Pelatih baru Manchester City, Enzo Maresca, memastikan akan membangun identitas sendiri.
Ia menegaskan tidak akan menjadi pelatih yang sekadar meniru gaya Pep Guardiola setelah ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City.
Pelatih asal Italia itu bertekad membangun identitas sendiri meski menggantikan sosok yang sukses membawa The Citizens meraih banyak gelar.
“Saya rasa setiap pelatih berbeda, baik dalam cara bekerja sehari-hari maupun pendekatan terhadap pertandingan. Kami akan melihat konsep apa yang perlu disesuaikan. Saya tidak percaya pada konsep copy and paste. Saya melihat sepak bola dengan cara yang berbeda dari pelatih sebelumnya,” ujar Maresca di laman resmi klub pada Sabtu (25/7).
Maresca menggantikan Guardiola yang mengakhiri kebersamaan dengan Manchester City setelah 10 tahun yang penuh dengan kesuksesan. Selama satu dekade, pelatih asal Spanyol itu mempersembahkan enam gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, tiga Piala FA, serta satu Piala Dunia Antarklub.
Sebelum dipercaya memimpin City, Maresca pernah menjadi asisten Guardiola pada musim 2022/23.
Pelatih berusia 46 tahun itu juga mengungkapkan masih sering berkomunikasi dengan Guardiola sejak keputusan sang mentor meninggalkan Etihad Stadium.
“Dia pantas menikmati waktunya untuk beristirahat. Sementara, saya harus fokus menjalankan pekerjaan saya sendiri,” ujarnya.
Maresca datang ke Manchester City dengan modal prestasi yang cukup meyakinkan. Selama 18 bulan menangani Chelsea, dia mempersembahkan dua trofi, yakni Liga Conference musim 2024/25 dan Piala Dunia Antarklub setelah mengalahkan Paris Saint-Germain pada partai final.
Kini, dia menyadari tuntutan di Manchester City adalah memenangkan gelar di semua kompetisi. Namun, Maresca menegaskan fokus utamanya adalah membangun tim dari hari ke hari sebelum memikirkan hasil akhir pada penghujung musim.
“Pada akhirnya, kami ingin meraih gelar. Tetapi saat ini, saya hanya fokus pada apa yang harus dilakukan hari ini,” tutur Maresca. [Ant]

















