Geliat Sepak Bola Putri di Semarang: Ekosistem Makin Merata, Disdik Siapkan Dukungan untuk Bibit Muda

  • Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Djarum Foundation dalam menggelar ajang yang dinilai masih sangat jarang di tingkat sekolah dasar, khususnya untuk kategori putri
  • fokus utama ajang ini adalah pembinaan karakter dan motivasi anak-anak, bukan sekadar melihat kualitas teknis instan

MATASEMARANG.COM – Penyelenggaraan Milk Life Soccer Challenge Seri 1 Musim 2026/2027 di Kota Semarang sukses menyedot perhatian dan melahirkan kejutan.

Ajang kompetisi sepak bola putri usia dini ini tak hanya menyuguhkan atmosfer pertandingan yang megah, tetapi juga memperlihatkan peta persaingan yang semakin merata di Jawa Tengah.

BACA JUGA  Alex Menangi Duel Sengit Duo Marquez di MotoGP Catalunya 2025

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Djarum Foundation dalam menggelar ajang yang dinilai masih sangat jarang di tingkat sekolah dasar, khususnya untuk kategori putri.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Semarang Yudha Wijiyanto menilai kemasan turnamen ini tergolong sangat profesional dan mampu membangkitkan motivasi besar bagi para siswi.

BACA JUGA  Pemkot Semarang Berikan Diskon Pajak 20 Persen bagi Peserta Semargres 2025

“Penyelenggaraan dari panitia ini luar biasa, keren. Bahkan hampir mirip Liga Champions kalau melihat atmosfernya, ada panggungnya juga. Kami mengapresiasi karena turnamen khusus siswi putri ini masih jarang. Lewat ajang ini, bakat-bakat putri mulai bermunculan,” ujar Yudha usai menyaksikan laga final, Minggu, 6 September 2026.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkot Semarang untuk terus memantau dan mendukung para atlet muda yang terpilih mewakili kota ke tingkat nasional.

“Untuk bibit-bibit berbakat yang sudah dicatat oleh panitia, Dinas Pendidikan pasti akan memberikan support, baik dalam bentuk materi maupun bentuk dukungan lainnya. Kami berharap para pemenang tidak cepat puas, tetapi makin semangat belajar dan berlatih,” jelasnya.

BACA JUGA  Terjadi 336 Kasus Kekerasan terhadap Perempuan di Semarang Sepanjang 2025

Perkembangan signifikan juga dicatat oleh perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation Welly Arisanto. Ia menyoroti hadirnya kejutan dari sekolah-sekolah baru, termasuk yang berasal dari luar Kota Semarang seperti Kendal dan Demak, yang berhasil menembus tangga juara pada seri kali ini.

Pos terkait