MATASEMARANG.COM – Mulai 1 Mei 2026 Trans Semarang akan mengoperasikan layanan transportasi massal yang menjangkau tiga kawasan industri besar, yakni Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Kawasan Industri Candi (KIC), dan Kawasan Industri BSB City.
Layanan ini merupakan respon cepat pemerintah dalam menyediakan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi puluhan ribu karyawan yang bekerja di sektor industri tersebut.
Selama masa uji coba di bulan Mei 2026, armada yang diturunkan akan disesuaikan dengan kebutuhan medan dan kapasitas masing-masing kawasan.
Kepala BLU UPTD Trans Semarang Haris Setyo Yunanto menyatakan bahwa langkah ini diambil berdasarkan hasil survei mendalam yang dilakukan timnya pada awal April lalu.
“Pemkot Semarang ingin memastikan mobilitas ribuan karyawan dari dan menuju tempat kerja dapat berjalan lebih efisien, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jam-jam produktif,” ujar Haris, Kamis 23 April 2026.
Skema Armada dan Rute Perjalanan
Untuk wilayah KIW dan KIC, Trans Semarang akan menerjunkan armada Medium Bus guna mengakomodir volume penumpang yang lebih besar.
Sementara untuk wilayah BSB, layanan akan menggunakan armada Feeder yang lebih fleksibel.
Di KIW, operasional akan menggunakan unit swakelola dengan rute keberangkatan awal dari Mako Tambak Aji.
Berdasarkan hasil survei, rute di KIW memiliki panjang sekitar 10,5 kilometer dengan 8 titik pemberhentian bus.
Sedangkan di BSB City, panjang rute mencapai 5,5 kilometer dengan 9 titik rambu pemberhentian.
Untuk KIC, Trans Semarang menyiapkan integrasi rute Feeder 1-B yang melintasi area strategis seperti Ngaliyan, Jrakah, RS


















