Adapun puncak musim hujan diproyeksikan berlangsung pada Januari hingga Maret 2027, di mana bulan Januari menjadi periode puncak terbanyak bagi 24 Zona Musim (Zom) di Jawa Tengah.
Menghadapi masa pancaroba yang diprediksi bergulir mulai pertengahan Oktober, BMKG mengimbau masyarakat di provinsi yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi ini untuk mewaspadai cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi.
“Waspadai banjir bandang, longsor, dan puting beliung pada pancaroba. Jika awal musim hujan diprediksi terjadi pada November, maka pancaroba diprediksi mulai pertengahan Oktober sebagai masa peralihan musim,” pungkas Zauyik.
Selain masyarakat umum, BMKG juga meminta sektor pertanian mengantisipasi potensi genangan air dengan mengoptimalkan kebersihan jaringan irigasi sebelum curah hujan meningkat pesat.


















